Waspada Bunda, Inilah Tanda-tanda Kehamilan yang Tidak Berkembang dalam Kandungan


Waspada Bunda, Inilah Tanda-tanda Kehamilan yang Tidak Berkembang dalam Kandungan

Kehamilan menjadi berita yang cukup menggembirakan bagi pasangan suami istri, apalagi mereka yang sudah menanti lama buah hati pertama. Mulai dari embrio awal, calon bayi akan mengalami perkembangan seiring dengan waktu. Tetapi sayangnya ada beberapa kondisi yang membuat bayi tidak bisa berkembang secara baik atau bahkan berhenti. Dalam dunia kedokteran kondisi tersebut dikenal dengan istilah IUGR. Jika tanda-tandakehamilan tidak berkembang tersebut terus berlanjut bisa dipastikan akan mengalami keguguran atau meninggal dalam kandungan. Lalu, ciri seperti apa yang dapat dikenali sejak awal?

Bayi yang dikatakan tidak bisa berkembang dalam kandungan itu bisa dideteksi sejak usia kehamilan satu sampai dengan 3 bulan pertama. Mulai dari USG awal, Anda akan mengetahui seperti berat atau ada tidaknya cairan ketuban di rahim. Umumnya dalam kedokteran ada beberapa prosedur yang dapat dilakukan untuk mengetahui seperti apa perkembangan bayi dan kemungkinan bisa terjadi IUGR. Bagi Anda yang masih awam, bisa cek beberapa ciri berikut ini:

  1. Bayi tidak bergerak.
Umumnya calon ibu yang sedang mengandung akan merasakan getaran pada bagian perutnya di trimester kedua. Bila hal itu terjadi diawal kehamilan saja dan tanda tidak muncul lagi selanjutnya. Kemungkinan itu bisa menjadi pertanda bayi tidak berkembang dalam kandungan Anda.

  1. Hasil USG tidak normal.
Pemeriksaan USG yang dilakukan perempuan hamil itu bertujuan mengetahui seperti apa ukuran, posisi, sampai dengan keseluruhan perkembangan si calon bayi. Cara yang satu ini dapat menunjukkan cacat lahir sehingga bisa membantu dokter membuat perkiraan kelahiran dari pemeriksaan tersebut. Tetapi pada kasus bayi yang tidak berkembang, tidak akan menunjukkan perkembangan.

  1. Kadar HCG menurun.
Lalu tanda-tanda kehamilan yang tidak berkembang selanjutnya bisa dilihat dari HCG selama kehamilan. Bila Anda melihat HCG dari usia pertama sampai dengan minggu 9-16 bisa menjadi pertanda jika kehamilan tersebut normal. Tetapi berbeda untuk kasus IUGR yang kadarnya akan lebih rendah secara terus menerus, hal itu bisa menunjukkan kandungan yang berhenti berkembang.

  1. Jantung bayi tidak berdetak.
Ciri yang bisa Anda kenali selanjutnya adalah dari detak jantung, dimana ketika tes pertama terdengar lalu di tes selanjutnya tidak terdengar. Bisa dikatakan itu merupakan kasus IUGR muncul, meskipun hal itu bisa terjadi akibat hal lainnya pula seperti posisi bayi sampai dengan penempatan plasenta.

Diatas merupakan tanda yang bisa dikenali dari perkembangan janin yang tidak normal atau berhenti. Selain itu, tanda lain juga bisa dikenali dari ibu hamil yang mempunyai kandungan tidak berkembang. Seperti misalnya saja demam pada tubuh karena melawan infeksi, payudara yang lebih sensitif, gejala morning sickness yang umumnya terjadi pada ibu hamil sudah mulai berkurang, keluarnya cairan ketuban sampai dengan muncul rasa kram yang terus meningkat dan tidak bisa hilang seiring berjalannya waktu.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda kenali dari kehamilan dimana harus selalu diwaspadai, karena di Indonesia masih cukup banyak kasus tersebut. Bukan saja kehilangan nyawa dari si calon bayi, namun dengan penanganan yang tidak cepat dan tepat dapat menghilangkan nyawa dari ibu bayi itu sendiri. Bisa dikatakan kehamilan itu gampang-gampang susah, yang jelas apapun itu Anda harus paham seperti apa tanda-tanda kehamilan normal dan seperti apa yang membahayakan. Dengan begitu, apapun yang terjadi bisa segera teratasi tanpa perlu mengalami kesulitan.