Tidak Perlu Repot Datang Ke Bengkel Cukup Gunakan Saja Toyota Home Service


Keputusan untuk membeli mobil tentu saja bisa didasari oleh beberapa latar belakang. Dimana salah satunya adalah terkait kebutuhan akan sarana transportasi yang bisa menunjang aktivitas sehari-hari kita. Oleh sebab itu alasan tersebut tentu saja membuat para pengendara akan merasa tidak suka jika kondisi mobil yang dimilikinya bermasalah.

Perawatan mobil secara berkala atau servis rutin ini biasanya sudah tertuang di dalam prosedur yang diwajibkan oleh pabrikan pembuat mobil tersebut. Nah jika mobil anda masih memiliki masa garansi namun tidak melakukan perawatan tentu saja sangat disayangkan.

Tidak Perlu Repot Datang Ke Bengkel Cukup Gunakan Saja Toyota Home Service

Banyak orang yang tidak mau melakukan servis ini karena merasa malas atau karena tidak ada waktu untuk datang ke bengkel. Hal ini membuat Toyota mengeluarkan program terbaru mereka yaitu Toyota Home Service yang bisa kita andalkan untuk memenuhi kebutuhan rutinitas kendaraan tersebut.

Layanan Service Toyota ini dibuat dan juga ditujukan untuk para pelanggan yang tidak ingin repot-repot datang ke bengkel Toyota karena masalah antrian yang terkadang membuat mereka bosan menunggu. Jadi dengan menggunakan layanan Toyota Home Service ini kita tidak perlu repot-repot datang ke Bengkel Toyota karena pihak Toyota Home Service lah yang akan mendatangi rumah atau kantor kita.

Dengan menggunakan layanan Toyota Home Service ini, kita bisa memanggil teknisi handal milik Toyota untuk melakukan perbaikan maupun servis berkala kendaraan Toyota dalam sifat ringan. Jadi kita tidak harus datang jauh-jauh ke bengkel resmi milik Toyota. Namun tentu saja tidak semua layanan dapat ditangani oleh teknisi dari Toyota, hanya beberapa layanan saja yang bisa dilakukan di rumah.

Tentu saja untuk masalah kendaraan yang sifatnya berat tidak bisa dilakukan pengecekan dengan menggunakan layanan Toyota Home Service tersebut. Untuk pelayanan kerusakan motor berat hanya bisa dilakukan dengan cara datang ke bengkel resmi dari Toyota.

Tujuan utama dari dibuatnya program Toyota Home Service ini adalah untuk bisa membantu meringankan beban para pelanggan yang memang tidak mempunyai waktu untuk datang ke bengkel atau untuk melakukan servis secara berkala. Namun berbeda dengan pelayanan servis berkala di bengkel Toyota, untuk Toyota Home Service ini hanya dapat menangani perbaikan mobil masalah ringan.

Layanan yang disediakan oleh Toyota ini misalnya adalah seperti servis pengukuran skala interval atau SBI yang memungkinkan untuk melakukan perawatan saat mobil baru berjalan kurang lebih 1.000 kilometer. Selanjutnya SBE atau servis berkala eksternal yakni untuk mobil yang sudah menempuh jarak 10.000 kilometer dan kelipatannya hingga lima kali lipat yaitu maksimal 90.000.

Untuk masalah pekerjaan lainnya yang dapat dikerjakan oleh teknisi dari Toyota Home Service adalah seperti masalah ganti aki, ganti oli dan juga pemeriksaan masalah emisi gas buang. Diluar itu semua, pengerjaan dari teknisi Toyota Home Service hanya maksimal bisa mengerjakan masalah service kendaraan anda 2 jam saja.

Hal ini tentu saja untuk membuat pemilik kendaraan Toyota lainnya yang ingin melakukan service Toyota tidak menunggu lama antrian layanan dari Toyota Home Service. Jadi pada dasarnya adanya Toyota Home Service ini berguna untuk melayani konsumen dengan baik dimanapun pemilik mobil Toyota berada.

Sejak pertama kali berdiri di tahun 1989, saat ini Toyota Home Service ini sudah mempunyai 359 unit armada. Dan bahkan saat ini layanan dari Toyota home service sudah tersebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Nah bagaimana? Apakah anda berminat untuk menggunakan layanan Toyota Home Service ini? Jika memang anda berminat, anda bisa menggunakan aplikasi Toyota Home Service ini di playstore dengan cara membuat akun dan mengisi data-data diri anda dengan benar.

Yang terpenting adalah layanan dari Toyota Home Service ini tidak dipungut biaya, anda hanya akan dikenakan biaya perbaikan atau biaya service saja. Selain itu biaya service yang dibebankan juga masih standar.